Tihang Dua dan Kartun
Hari
ini hari minggu, dimana hari favorit untuk anak-anak seusia ku, terbangun di
pagi hari dengan udara yang dingin merupakan awal dimana jam-jam favorit akan
dimulai. Bahkan sehari sebelumnya sudah tak sabar menanti hari ini tiba
Rutinitas di desa ku adalah lari pagi ke “Tihang Dua” ,tihang dua adalah saah satu tempat yang cukup tinggi di desa kami jadi cocok untuk melatih fisik sehingga jadi tempat favorit untuk jogging dengan tanjakan cukup curam dan kurang lebih 4-5 km
dari anak sampai usia lanjut menghiasi pinggir jalan raya untuk sekedar jogging menuju sana. Sebelum mentari bangun aku dan teman ku Robi sudah lebih dulu siap-siap menuju tihang dua, sepatu, celana, baju sudah sudah menempel di badan kami. Aku kenal robi sebelum masuk Sekolah Dasar, rambut ikal dan tahi lalat di bawah hidungnya merupakan simpol pada dirinya.
Rutinitas di desa ku adalah lari pagi ke “Tihang Dua” ,tihang dua adalah saah satu tempat yang cukup tinggi di desa kami jadi cocok untuk melatih fisik sehingga jadi tempat favorit untuk jogging dengan tanjakan cukup curam dan kurang lebih 4-5 km
dari anak sampai usia lanjut menghiasi pinggir jalan raya untuk sekedar jogging menuju sana. Sebelum mentari bangun aku dan teman ku Robi sudah lebih dulu siap-siap menuju tihang dua, sepatu, celana, baju sudah sudah menempel di badan kami. Aku kenal robi sebelum masuk Sekolah Dasar, rambut ikal dan tahi lalat di bawah hidungnya merupakan simpol pada dirinya.
Kami
berjalan menelusuri rumah-rumah warga yang sudah mulai ada aktivitasnya, mulai
suara mengaji, suara di dapur dll, akhirnya kita sampai di jalan raya, jalan dimana
hari minggu ramai oleh penduduk desa kita untuk berjogging ke tihang dua.
Lari-lari kecil kita dimulai, diiringi angin yang lumayan besar menembus jaket kami sehingga tubuh kecil kami merasakan angin subuh yang seolah mengajak kami untuk berlindung di dalam pelukan selimut, kami berlalri sambil membicarakan episode Dragon Ball yang akan tayang beberapajam lagi,
apakah Goku akan menang melawan Sell , apakah sell akan berubah lagi ke pada bentu evolusi berikutnya? Entahlah..., obrolan itu menambah hangat tubuh kami. Terkadang kita merasa kesal bila hari minggu ini dragon ball tidak tayang, alasan nya, adanya pertandingan tinju di Indosiarnya, yang akhirnya memangkas film-film kartun dari jam sembilan sampai nanti siang.
Lari-lari kecil kita dimulai, diiringi angin yang lumayan besar menembus jaket kami sehingga tubuh kecil kami merasakan angin subuh yang seolah mengajak kami untuk berlindung di dalam pelukan selimut, kami berlalri sambil membicarakan episode Dragon Ball yang akan tayang beberapajam lagi,
apakah Goku akan menang melawan Sell , apakah sell akan berubah lagi ke pada bentu evolusi berikutnya? Entahlah..., obrolan itu menambah hangat tubuh kami. Terkadang kita merasa kesal bila hari minggu ini dragon ball tidak tayang, alasan nya, adanya pertandingan tinju di Indosiarnya, yang akhirnya memangkas film-film kartun dari jam sembilan sampai nanti siang.
![]() |
| KARTUN FAVORIT |
Akhirnya
kita sampai di tihang dua, dimana disana akan melihat pemandangan desa-desa
dibawahnya, awan tipis di langit yang biru
dan sesosok gunung raksasa yang menjulang tinggi di tanah pasundan gunung tertinggi di jawa barat yaitu gunung ciremai.
Tihang dua merupakan dataran tinggi di sekitar desa kami, tidak ada rumah, hanya jalan raya Maja – Talaga dan hutan-hutan saja di sepanjang jalan. Terdapat juga aneka jajanan di pinggir jalannya seperti jagung bakar dan mie rebus yang buka ketika siang samape sore tiba. aku dan robi hanya istirahat sebentar disana hanya melepas cape saja karena kita langsung pulang untuk segera menonton kartun-kartun favorit kami. Salah satu alasan kami berangkat sangat pagi adalah untuk cpat pulang dan segera memanjakan otak dan mata kami untuk menonton kelanjutan kartun-kartun di Indosiar dan RCTI.
Tihang dua merupakan dataran tinggi di sekitar desa kami, tidak ada rumah, hanya jalan raya Maja – Talaga dan hutan-hutan saja di sepanjang jalan. Terdapat juga aneka jajanan di pinggir jalannya seperti jagung bakar dan mie rebus yang buka ketika siang samape sore tiba. aku dan robi hanya istirahat sebentar disana hanya melepas cape saja karena kita langsung pulang untuk segera menonton kartun-kartun favorit kami. Salah satu alasan kami berangkat sangat pagi adalah untuk cpat pulang dan segera memanjakan otak dan mata kami untuk menonton kelanjutan kartun-kartun di Indosiar dan RCTI.
![]() |
| Bersama Roby |
Sekarang
sudah tahun 2015, aku memcoba untuk mengulangi momen itu dimana hari minggu
merupakan hari kemerdekaan Anak, dimana anak-anak diajarkan untuk bermimpi
lebih tinggi dengan banyaknya adegan film kartun yang mengajarkan kita tidak boleh
pantang menyerah merajut mimpi.
aku coba menyalakan TV ternyata momen itu sudah tidak ada, yang ada hanya tontonan bukan untuk anak-anak dimana anak-anak terpaksa menonton Film-film remaja sehingga kemerdekaan anak-anak sudah terjajah.
Tidak ada lagi kartun tidak ada lagi songgoku, tidak ada lagi Digimon, yang ada hanya Jajahan mata dan otak saja. Anak-anak yang terjajah akhirnya menuruti si penjajah, mengikuti pola si penjajah, mengikuti perintah mereka , membuat hancurnya mimpi-mimpi mereka.
aku coba menyalakan TV ternyata momen itu sudah tidak ada, yang ada hanya tontonan bukan untuk anak-anak dimana anak-anak terpaksa menonton Film-film remaja sehingga kemerdekaan anak-anak sudah terjajah.
Tidak ada lagi kartun tidak ada lagi songgoku, tidak ada lagi Digimon, yang ada hanya Jajahan mata dan otak saja. Anak-anak yang terjajah akhirnya menuruti si penjajah, mengikuti pola si penjajah, mengikuti perintah mereka , membuat hancurnya mimpi-mimpi mereka.


Komentar
Posting Komentar